
5 Game Online yang Butuh Internet Super Stabil (Nomor 3 Bikin Rage Quit Kalau Lag)
Buat gamer sejati, satu hal yang paling nyebelin bukan kalah, tapi kalah gara-gara lag. Bayangin lagi clutch moment, musuh tinggal satu, tapi ping melonjak jadi 999 ms. Semua skill, refleks, dan strategi jadi nggak ada artinya. Nah, biar nggak kejadian lagi, berikut 5 game online yang wajib banget dimainkan pakai internet super stabil. Karena di game-game ini, sedikit aja delay, bisa langsung bikin emosi naik ke level boss!
1. Valorant
Sebagai game FPS kompetitif buatan Riot Games, Valorant butuh ping di bawah 50 ms biar pengalaman main tetap halus. Game ini pakai sistem tick rate tinggi (128 tick), artinya server memperbarui posisi dan aksi pemain 128 kali per detik. Kalau koneksi kamu goyah, data itu terlambat dikirim hasilnya posisi musuh nggak sinkron, tembakan meleset, dan kamu udah tumbang duluan. Di Valorant, sepersekian detik itu segalanya.
2. Mobile Legends: Bang Bang
Moba sejuta umat ini kelihatannya ringan, tapi sebenernya sensitif banget terhadap latency. Server Mobile Legends bekerja secara real-time synchronization antar 10 pemain. Kalau koneksi kamu delay 1–2 detik, efeknya langsung terasa dari ulti yang telat keluar sampai karakter yang tiba-tiba “teleport” sendiri. Makanya Moonton sendiri menyarankan ping di bawah 60 ms biar war tetap lancar.
3. Call of Duty: Warzone
Game battle royale ini terkenal dengan high refresh server dan ukuran map yang luas banget. Dengan 150 pemain aktif dalam satu match, data posisi dan aksi dikirim ke server secara simultan. Koneksi internet yang nggak stabil bikin data itu telat dikirim, alias packet loss. Akibatnya, musuh bisa “menghilang” di layar, atau kamu mati sebelum sempat lihat siapa yang nembak. Inilah kenapa Warzone sering jadi game paling bikin rage quit kalau lag.
4. EA FC (FIFA Online)
Di game sepak bola online ini, timing input adalah segalanya. EA FC pakai sistem peer-to-server connection yang sangat bergantung pada kestabilan data antar pemain. Delay sekecil apa pun bikin operan salah arah, atau shoot telat keluar. Makanya, banyak pemain kompetitif yang pakai koneksi kabel LAN khusus dan butuh ping di bawah 30 ms biar gameplay tetap responsif.
5. PUBG Mobile
Sebagai game battle royale di mobile, PUBG butuh kombinasi antara bandwidth tinggi dan latency rendah. Game ini harus terus-menerus ngirim data posisi 100 pemain, peluru, dan pergerakan kendaraan secara real time. Kalau jaringan lemot, kamu bisa lihat musuh diam di tempat padahal dia udah pindah jauh karena efek klasik desync, dan itu cukup buat bikin kamu kalah padahal udah nembak duluan.
Main game kompetitif itu bukan cuma soal skill, tapi juga koneksi yang nggak boleh kompromi. Dengan ping rendah dan latency stabil, kamu bisa menang karena kemampuan, bukan keberuntungan jaringan. Kalau kamu pengen ngerasain internet yang anti lag, low ping, dan full speed up to 100 Mbps, saatnya pindah ke Netive. Cuma Rp 250.000/bulan, kamu udah dapet kecepatan 100Mbps yang cocok buat gaming, streaming, dan multitasking tanpa buffering. Klik dan daftar sekarang di netive.id atau hubungi Mintiv di 0811-1078-7878, dan rasakan sensasi internet yang beneran ngebut tanpa drama!